• MTS NEGERI 2 PEMALANG
  • Madrasah lebih baik, lebih baik madrasah

WhatsApp Menjadi Tren Alternatif Media Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi.

WhatsApp Menjadi Tren Alternatif Media Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi

Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 20 Juli 2020

Pandemi virus Corona yang menyebar sejak awal tahun 2020 membuat sejumlah aktivitas mengalami perubahan. Salah satunya adalah dunia pendidikan. Untuk mengurangi resiko penyebaran covid-19, sejak pertengahan Maret lalu semua sekolah hingga perguruan tinggi melakukan Pembelajaran Jarak Jauh dari rumah secara daring (jaringan internet). Sehingga pandemi virus Corona atau covid-19 membuat proses pembelajaran jarak jauh menjadi satu-satunya opsi.

Pembelajaran Jarak Jauh atau yang biasa kita sebut PJJ adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan siswa dan guru tidak dilaksanakan di sekolah dengan tatap muka tetapi pelaksanaan sepenuhnya jarak jauh melalui teknologi komunikasi, informasi dan media lainnya dengan menggunakan berbagai alat komunikasi untuk belajar dari rumah. Sistem PJJ menjadi sistem pembelajaran baru yang diterapkan. Saat ini PJJ yang dilaksanakan melalui online dapat menggunakan perangkat personal computer (PC) atau laptop dan handphone Android yang mampu terhubung dengan koneksi jaringan internet. Perangkat yang paling sering digunakan selama proses pembelajaran dimasa pandemi ini adalah handphone Android (smartphone). Smartphone mampu menunjang kelangsungan proses pembelajaran melalui aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan selama pembelajaran jarak jauh baik oleh guru ataupun siswa.

Pembelajaran jarak jauh dilakukan dengan menggunakan beberapa pilihan aplikasi yaitu WhatsApp, aplikasi Google Meet, aplikasi Zoom dan menggunakan Web Google Classroom. Aplikasi tersebut dipilih karena dapat digunakan sesuai kebutuhan penggunanya. WhatsApp dapat mengirim pesan teks, pesan suara dan video, berbagai macam gambar/foto, video, dokumen materi pembelajaran dan lainnya. Aplikasi Google Classroom fungsinya sama seperti WhatsApp tetapi aplikasi tersebut biasa digunakan untuk diskusi dan mengirim tugas agar lebih mudah dan rapi, sedangkan aplikasi Google Meet dan Zoom untuk pertemuan tatap muka secara daring agar guru dapat melihat wajah siswanya yang memperhatikan guru saat memberikan penjelasan materi.

Salah satu aplikasi yang sering digunakan dalam proses pembelajaran adalah WhatsApp. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan untuk smartphone dengan menggunakan koneksi internet (3G, 4G atau WiFi) untuk komunikasi data. Dalam WhatsApp terdapat konten grup chat, yaitu dalam satu grup terdiri beberapa orang, serta mampu dalam jumlah banyak. WhatsApp grup menjadi konten dalam aplikasi WhatsApp yang saat ini sedang populer, meskipun sebelumnya sebagian orang telah menggunakannya untuk kepentingan chat dengan para teman atau keluarga besar.

WhatsApp sebagai salah satu media sosial yang paling berpengaruh dan banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Para siswa baik dari pendidikan formal maupun non formal di Indonesia pada era digital ini sudah menggunakan aplikasi ini dalam aktivitas keseharian mereka baik di sekolah maupun di luar sekolah. Sehingga para siswa tidak banyak mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh yang diberikan oleh guru melalui aplikasi WhatsApp ini dibanding menggunakan aplikasi lainnya. Guru hendaknya lebih mengoptimalkan penggunaan media ini agar lebih sistematis, edukatif dan interaktif. Hal ini bisa dilakukan oleh guru dengan membuat e-modul atau membuat video maupun audio pembelajaran yang menarik bagi siswa terlebih dahulu.

Media WhatsApp grup digunakan oleh lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan perguruan tinggi. Para pendidik harus memberikan pengajaran dengan konsep baru, serta cara jitu dalam mengontrol para peserta didik melalui WhatsApp grup kelas yang dibuat oleh wali kelas.

Pada jenjang SD/MI, interaksi guru dan siswa terjadi dalam WhatsApp biasanya guru cenderung memberikan tugas kepada siswa terkait aktivitas membaca dan menghitung. Sebab pada kurikulum 2013 jenjang SD/MI memiliki sistem pembelajaran berbasis TEMATIK yang integral memadukan berbagai mata pelajaran yang memiliki tema sama. Diusianya yang masih anak-anak, biasanya guru akan memberitahukan kepada orang tua siswa melalui WhatsApp grup kelas yang beranggotakan para wali murid dan wali kelas yang bersangkutan. Dalam penugasan guru biasanya menyuruh siswa untuk mengisi berbagai pertanyaan atau latihan soal yang terdapat dalam buku cetak TEMATIK. Untuk pengumpulan tugas guru menyuruh dikumpulkan dengan difoto, yang kemudian dikirim ke WhatsApp grup kelas.

Pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK juga menggunakan WhatsApp sebagai media pembelajaran. Guru biasanya akan memberikan materi dan penjelasan melalui WhatsApp grup kelas yang dibuat oleh wali kelasnya. Guru juga mengirimkan materi pelajaran dalam bentuk misalnya video, pesan suara (voice note), atau berupa file (power point atau ms. word). Untuk penugasan guru biasanya menyuruh siswa melakukan atau membuat sesuatu yang kreatif dengan menggunakan media online. Serta pengumpulan tugas melalui Google Classroom atau mengirim tugas melalui chat WhatsApp ke guru yang bersangkutan.

Pada jenjang perguruan tinggi pembelajaran dilakukan melalui WhatsApp grup. Dengan menggunakan WhatsApp grup interaksi mahasiswa dan dosen akan lebih mudah. Dalam penggunaannya pun mahasiswa sudah sangat paham dan hampir semua mahasiswa mempunyai smartphone. Pemberian materi dan penjelasan oleh dosen biasanya dilakukan dengan mengirim pesan suara (voice note), mengirim file (power pont atau ms. word), dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk penugasannya sendiri dosen lebih merujuk pada kemandirian mahasiswa, yaitu seperti membuat video, menulis artikel atau jurnal, dan lain sebagainya yang bersifat kreatif serta inovatif yang mampu memperbanyak pengetahuan baru.

PJJ sebagai dampak dari wabah covid-19 memang dirasa sulit bagi sebagian orang. Pendidikan dilakukan melalui proses daring (online) berkompensasi pada biaya yang tidak sedikit. PJJ memanfaatkan media online tentu memiliki banyak kendala baik dari sudut pandang siswa atau guru. PJJ ini dilakukan dengan menggunakan berbagai media online, salah satunya ialah WhatsApp. Tetapi, siswa masih merasa kesulitan ketika memahami materi dan guru sulit dalam menilai siswa secara obyektif. Meskipun demikian pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi ini sebaiknya tidak melunturkan minat belajar peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Dan semoga pandemi ini lekas berlalu agar segala aktivitas kehidupan mampu pulih kembali dengan baik tanpa adanya rasa ketakutan dan kekhawatiran.

 

Penulis : Slamet Untung, S.Ag,. M.Pd.I (Guru MTs Negeri 2 Pemalang)


Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lelang bongkaran bangunan MTs N 2 Pemalang

26/04/2022 10:11 - Oleh Administrator - Dilihat 1105 kali
Lelang bongkaran bangunan MTs N 2 Pemalang

26/04/2022 10:08 - Oleh Administrator - Dilihat 1184 kali
MTsN 2 Pemalang Adakan PILKETOS Secara Daring

Pemalang - MTs Negeri 2 Pemalang pada hari Kamis (18/3) mengadakan kegiatan pemilihan ketua OSIS secara daring untuk masa bhakti 2021/2022. Kegiatan ini menjadi agenda rutin madras

24/03/2021 09:31 - Oleh Administrator - Dilihat 2326 kali
Peringatan HUT RI Ke-75 di MTsN 2 Pemalang Tetap Khidmat Meski Live Streaming

Peringatan HUT RI Ke-75 di MTsN 2 Pemalang Tetap Khidmat Meski Live Streaming Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 17 Agustus 2020   Kamad MTsN 2 Pemalang I

24/08/2020 09:11 - Oleh Administrator - Dilihat 1557 kali
Kembangkan Strategi Dalam Pelaksanaan PJJ

Pemalang - MTs Negeri 2 Pemalang pada hari Rabu (29/7) telah mengadakan kegiatan pembinaan dan pengarahan guru dan pegawai oleh Kasubbag TU dan Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag

01/08/2020 09:23 - Oleh Administrator - Dilihat 1648 kali
PPDB Online 2021

Latar Belakang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah suatu kegiatan yang diselenggarakan Madrasah untuk memperoleh peserta didik baru baru dengan cara yang transparan, adil dan

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 5266 kali
Hikmah Pandemi Covid - 19 Bagi Pendidikan Di Indonesia

Hikmah Pandemi Covid-19 Bagi Pendidikan Di Indonesia   Akhir-akhir ini berbagai negara di dunia, tengah dikejutkan dengan wabah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus bernama c

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 9633 kali
New Normal ditengah Pandemi dalam Pandangan Islam

New Normal di Tengah Pandemi dalam Pandangan Islam Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang - 16 Juni 2020 Dampak pandemi Covid-19 memunculkan berbagai kebijakan-kebij

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 2691 kali